Pimpin Upacara Estafet Tunas Kelapa 2026 di Gabus, Ketua DPRD Grobogan Ajak Pramuka Jadi Pilar Karakter Bangsa
Semangat
kepanduan menyelimuti Lapangan Desa Tlogotirto, Kecamatan Gabus, Kabupaten
Grobogan pada Rabu pagi (02/09/2026). Ketua DPRD Kabupaten Grobogan, Hj. Lusia
Indah Artani, S.E., M.M., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis
Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kwarcab Grobogan, hadir langsung
dan bertindak sebagai Pembina Upacara dalam Upacara Pemberangkatan Pasukan
Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Cabang Grobogan Tahun 2026.
Kegiatan kolosal
ini digelar sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran Kwartir Daerah (Kwarda)
Gerakan Pramuka Jawa Tengah Nomor 0551-11-D tanggal 22 Juli 2026 mengenai
Edaran Ke-3 ETK Tahun 2026. Momentum ini juga bertepatan dengan rangkaian
peringatan Hari Pramuka ke-65, sekaligus menjadi wujud nyata dukungan penuh
wilayah Kabupaten Grobogan terhadap tradisi kepramukaan di tingkat Provinsi
Jawa Tengah.
Upacara yang
dimulai tepat pukul 07.00 WIB ini berlangsung dengan sangat khidmat. Mengenakan
Pakaian Seragam Upacara (PSU) Pramuka lengkap, Hj. Lusia Indah Artani memimpin
prosesi pelepasan Pasukan Pembawa Tunas Kelapa yang menjadi simbol estafet
kepemimpinan dan semangat juang generasi muda.
Dalam amanatnya,
Ketua DPRD Grobogan menekankan pentingnya peran Pramuka dalam membentuk
karakter pemuda yang disiplin, tangguh, dan berjiwa sosial tinggi. Ia juga
menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kwartir Cabang Grobogan atas
konsistensinya dalam menggerakkan roda organisasi kepanduan demi mendukung visi
pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Grobogan.
"Estafet
Tunas Kelapa ini bukan sekadar kegiatan seremonial berjalan kaki membawa
lambang gerakan kita. Ini adalah simbol penyaluran semangat, budi pekerti, dan
nilai-nilai luhur kepanduan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Saya
berharap seluruh anggota Pramuka di Grobogan dapat terus menjadi pelopor
kebaikan dan agen perubahan di tengah masyarakat," ujar Hj. Lusia Indah
Artani di hadapan ratusan peserta upacara.
Berdasarkan
instruksi panitia yang dikoordinasikan oleh Kak Hariyanto selaku Narahubung
Kegiatan, seluruh peserta dan pengurus kwartir telah memadati lokasi sejak 15
menit sebelum upacara dimulai guna memastikan kesiapan fisik maupun teknis
pemberangkatan pasukan.
Setelah upacara
pelepasan selesai, pasukan pembawa Tunas Kelapa resmi diberangkatkan dari
Lapangan Desa Tlogotirto untuk melintasi rute estafet yang dijadwalkan. Acara
ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus Kwartir Cabang Grobogan, unsur
pimpinan Kecamatan Gabus, para Pembina Pramuka, serta disaksikan oleh
masyarakat lokal yang antusias menyaksikan jalannya tradisi tahunan tersebut. Humas-Setwan