Ketua DPRD Grobogan Bersama Bupati dan Forkopimda Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Pangan Jelang Idul Fitri 1447 H



Ketua DPRD Grobogan Bersama Bupati dan Forkopimda memantau proses ramp check atau pemeriksaan kelaikan kendaraan angkutan Lebaran di Terminal Bus Purwodadi

Guna menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, Jajaran Pimpinan Daerah Kabupaten Grobogan melaksanakan Peninjauan Lapangan secara maraton di sejumlah titik vital di wilayah Purwodadi, Senin (16/03/2026).

Ketua DPRD Kabupaten Grobogan, Hj. Lusia Indah Artani, SE, MM, hadir langsung dalam rombongan bersama Bupati Grobogan, Wakil Bupati, serta Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Tinjauan ini merupakan langkah Proaktif Pemerintah untuk memitigasi potensi kendala selama masa mudik dan perayaan Lebaran di Bumi Purwodadi.
Titik pertama yang dikunjungi adalah Pasar Nglejok. Di sana, rombongan melakukan dialog intensif dengan para pedagang bahan pokok. Fokus utama adalah pada komoditas beras, minyak goreng, telur, dan daging yang biasanya mengalami fluktuasi harga menjelang hari besar.

Hj. Lusia Indah Artani menekankan pentingnya intervensi jika ditemukan lonjakan harga yang tidak wajar. "Kami di DPRD bersama Pemerintah Daerah berkomitmen menjaga daya beli masyarakat. Dari pantauan hari ini, stok pangan di Pasar Nglejok masih mencukupi, meski ada sedikit kenaikan harga pada beberapa komoditas, namun masih dalam batas yang terkendali," ujar Hj. Lusia.

Berlanjut ke aspek energi, rombongan meninjau SPBU Ayodya dan salah satu Pangkalan Gas LPG. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan suplai bahan bakar minyak (BBM) dan gas melon (3 kg) tidak mengalami kelangkaan. Mengingat mobilitas warga dan kebutuhan rumah tangga meningkat tajam, Forkopimda meminta pihak pengelola untuk selalu berkoordinasi dengan Pertamina jika terjadi keterlambatan distribusi.

Sektor transportasi menjadi perhatian serius. Di Terminal Bus Purwodadi, rombongan memantau proses ramp check atau pemeriksaan kelaikan kendaraan angkutan Lebaran. Hj. Lusia mengingatkan agar aspek keselamatan penumpang tidak ditawar-tawar.

"Keselamatan pemudik adalah prioritas utama. Kami mengimbau para sopir dan perusahaan otobus untuk memastikan armada dalam kondisi prima. Terminal ini akan menjadi gerbang masuk ribuan pemudik, maka pelayanan dan fasilitas ruang tunggu juga harus diperhatikan kenyamanannya," imbuhnya. (Humas-Setwan)

 


Dapatkan Data yang Anda Cari